Selasa, 31 Juli 2018

TexasPokerQQ : Mayat Pria Penuh luka Ditemukan Terkapar Di Lahan Perkebunan



TexasPokerQQ Seorang pria tewas dengan kondisi yang dsangat mengenaskan di sebuah lahan perkebunan milik Perhutani di Kabupaten Sumedang.  Pria ini kuat dugaan adalah seorang korban pembunuhan. 

"Tim piket siaga reskrim Polres Sumedang sudah berkunjung ke tempat ditemukannya Mayat dengan jenis kelamin pria yang diduga merupakan korban pembunuhan itu," ucap AKBP Hartoyo selaku Kapolres Sumedang, kepada media melalui pesan singkat, Selasa(31/7). 

Jasad pria ini tergeletak di lahan perkebunan milik Perhutani di Jalan Buah Dua-Sanca Blok Cinbo, Dusun Gendereh, Desa Gendereh, Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pagi hari tadi. Mayat korban ini ditemukan seorang pria yang kebetulan sedang lewat. 

Tim Polres Sumedang kemudian mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil identifikasi inafis yang dilakukan oleh Polres Sumedang, terdapat sejumlah luka pata tubuh jenazah tersebut. 

"Terdapat luka lebam dan memar di bagian belakang kepala, di bagian muka, memar di bagian tenggorokan, luka memar di bagian dada, dan luka gores di bagian punggung," ucapnya. 

"Keterangan dari para saksi, dugaan awal sementara mayat dengan jenis kelamin laki-laki ini adalah korban dari tindakan kekerasan atau korban pembunuhan," ucap Hartoyo. 

Jenazah pria ini sudah dibawa ke Rumah sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalankan proses autopsi. Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Selasa, 24 Juli 2018

TexasPokerQQ : 3 Warga Pedalaman Maluku Meninggal Akibat Krisis Pangan, Polisi Segera Kirim Bantuan


TexasPokerQQ Bencana kelaparan yang diderita oleh Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mause Ane sampai sekarang mengakibatkan 3 warga diantaranya meninggal dunia. Tim Polres Maluku Tengah (Malteng) akan mengirimkan bantuan. 

"Nikolaos Boiratan, selaku Bapa Raja Desa Maneo, datang pada senin siang kemarin dan menyampaikan permintaan yang diperlukan oleh para warganya," Ucap AKBP Arthur Lumangga selaku Kapolres Maluku Tengah yang dihubungi melalui telepon, Selasa(24/7). 

Arthur menambahkan, Kedatangan Bapak Raja bertujuan dalam menyampaikan kebutuhan para warganya. Seperti kebutuhan sembako dan juga Obat-Obatan. 

"Apa yang menjadi permintaan dari Raja akan kami kirimkan besok. Namun kiranya mengalami sedikit kendala setelah diberikan penjelasan, dan teratasi, ucapnya. 

"Karakteristik masyarakat yang asing ini tempat tinggalnya berpindah-pindah (nomaden) dan hanya dapat ditemui dengan perantaranya Raja Maneo," ucapnya. 

Dari Polda Maluku melalui Kapolres Maluku Tengah yang bekerja sama dengan Sat Brimob akan berangkat pada hari Rabu (25/7) esok hari dan akan bertemu dengan kepala desa Maneo di Desa Wai Muse. Selanjutnya mereka akan bersama sama menuju lokasi untuk menyerahkan bantuan di lokasi Desa Siahari. Selain itu, mereka juga akan memberangkatkan beberapa Tenaga Medis dari Polda. 

Bencana Kelaparan ini terjadi dikarenakan perkebunan masyarakat suku terpencil ini diserang oleh hama babi hutan dan tikus. Sehingga sampai sekarang masyarakat terpencil ini dalam keadaan krisis oleh bahan pangan. 

Masyarakat Komunitas Adat Terpencil(KAT) Suku Masue Ane ini terdiri dari 3 daerah yang diantaranya adalah Laihaha, Bentaran Sungai Tilupa, dan Bantaran Sungai Kobi yang total jumlah keluarganya sebanyak 45 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduknya 170 jiwa.