TexasPokerQQ Abdullah Azwar Anas selaku Bupati Banyuwangi melakukan peninjauan kembali di lokasi yang terdampak banjir bandang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Anas berkeliling mengecek dapur umum, posko tangkap bencana, lokasi terdampak banjir, dan posko kesehatan untuk melihat perkembangan penanganan setelah bencana banjir.
Tak hanya melakukan beberapa peninjauan ini, Anas juga sudah menandatangani Surat Pernyataan Tanggap Darurat Bencana sebagai awal untuk mengeluarkan anggaran belanja yang tidak terduga dalam kegiatan penangganan darurat dasar. Anggaran ini akan digunakan untuk beberapa kegiatan sosial seperti membangun dapur umum, sewa alat berat, pemenuhan sandang, penyediaan air bersih, dan untuk pembayaran biaya lainnya yang harus segera diselesaikan.
"Saya ingin melihat secara langsung kondisi setelah terjadi banjir, dan memastikan semuanya ditangani dengan cepat. Tadinya juga sudah dilakukan penandatanganan Surat Pernyataan Tanggap Darurat untuk mempercepat proses penanganan, sehingga dana untuk penanganan APBD menggunakan anggaran belanja tidak terduga dapat secepatnya dipergunakan secara optimal," ucap Anas, Sabtu (23/6).
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, akibat bencana banjir bandang kemarin, tercatat sebanyak 23 rumah rusak dan 80 rumah lainnya mangalami rusak ringan.
"Total ada sekitar 328 rumah yang terkena aliran banjir. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam bencana kali ini. Tidak sampai didirikan tenda pengungsian untuk warga, karena mereka masih dapat tinggal di rumah saudara terdekat," ucap Anas.
Sebagaimana yang diberitakan hari Jum'at 22 Juni, sebanyak 4 dusun di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi terkena banjir Bandang. Banjir ini membawa material lumpur serta kayu. Banjir masuk kerumah warga sekitar jam 09.00 WIB.
Banjir ini berasal dari adanya pergerakan tanah yang terjadi di lereng Gunung Raung, tepatnya di kawasan Gunung Pendil, akibat dari curah hujan yang tinggi. Gerakan tanah ini mengakibatkan sejumlah material vulkanik Gunung Pendil yang mengendap selama ribuan tahun terangkat. Banjir ini bukan disebabkan oleh illegal logging.






