PRABOWO SIAP MATI UNTUK MEMBELA BANGSA
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto prihatin dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini. Menurut dia Indonesia sudah menjadi sapi perah dari bangsa laen. Kita sudah menjadi sawahnya bangsa laen. Atau kita sudah menjadi sapi perahnya bangsa laen? kita bangun pagi kita sedih mungkin kalau kita melihat Bung Karno, Pak Dirman pelabuhan kita di kuasi asing. Kita tidak boleh anti asing kita harus bekerja sama tapi ada pandangan geostrategi.
Tidak boleh di serahkan ke bangsa laen. Kata Prabowo dalam pidato di HUT ke-10 Partai Gerinda di jakarta. Prabowo mengutip pidato Bung Hatta yang menyatakan bahwa lebih baik Indonesia tenggelam di dasar laut ketimbang harus menjadi embel-embel bangsa laen. Di hadapan ratusan Gerinda yang hadir. Indonesia membutuh kan ke hadiran Gerindra. Dia mengigatkan bahwa Gerinda harus selalu berpihak ke[ada kebeneran, Keadilan dan kepentingan bangsa dan rakyat.
Ini lebih gampang kita ucapkan tapi susah di laksanakan. Kita akan tergoda mereka-mereka yang dalam posisi kedudukan akan tergoda akan berhadapan dengan masalah-masalah real aktual. Mereka uang masuk kekuasaan kalian akan dapat tantangan dan godaan.
Prabowo juga menambahkan sebagai seoran pemimpin tidak boleh memiliki sifat dendam dan membenci . Meskipun di hina menurut dia Gerinda harus membalas dengan ke baikan.
Ini sangat berat itulah ciri khas seorang pemimpin tidak boleh memiliki sifat dendam dan membenci. meskipun seorang pendekar sejati seorang yang mempunyai jiwa kuat cinta tanah air tidak boleh takut diintimidasi. Kita harus siap berkorban jiwa raga bagi bangsa negara dan rakyat kita. Saya katakan kalau saya jadi tumbal bangsa ini saya siaappp.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar